Total Tayangan Halaman

Selasa, 05 Februari 2013

REORIENTASI PLATFORM GERAKAN HMI



“Bubarkan HMI! itulah statmen yang keluar dari seorang Nurcholis Madjid beberapa tahun lalu. Dalam Milad HMI ke-50 pada tahun 1997, Cak Nur juga mengatakan 50 Tahun HMI bukan Ulang Tahun Emas, tapi “besi karatan”. Hal itu muncul karena ketika itu HMI terlalu dekat dengan pemerintahan Orde Baru dan aliansi HMI dengan Kelompok Cipayung juga retak. Hal yang memicu pernyataan sinis terhadap HMI oleh berbagai kalangan ketika perayaan Milad HMI yang ke-50. Lalu bagaimanakah HMI sekarang? HMI yang sudah akan menginjak usia 66 tahun (berdasarkan penanggalan masehi) dan telah menginjak usia 68 tahun (berdasarkan penanggalan hijriyah). Jika melihat penanggalan hijriyah, HMI berdiri pada tanggal 14 Rabiul Awal dan peringatan 68 tahun HMI tersebut bertepatan dengan tanggal 26 Januari 2013 penanggalan masehi.

Senin, 28 Januari 2013

Wajah Baru Neofasisme


Pernah mendengar kata fasis? Kata ini sangtalah populer pada masa Perang Dunia I. Pelopornya adalah Ketua Partai Nasionalis Sosialis Buruh Jerman (National-Sozialistische Deutsche Arbiterpartei) atau lebih familiar dengan nama NAZI, Adolf Hitler. Dia adalah pendiri partai dan kemudian menjadi pemimpin Jerman di masa itu dan menggunakan paham fasisme sebagai ideologi mereka. Sejarah mengatakan, bahwa fasisme ini berkembang karena ketidaksukaan Hitler dengan bangsa Yahudi. Hitler sangat membenci bangsa Yahudi yang baginya telah merampas segala yang dimiliki oleh bangsanya, oleh ras nya yaitu Ras Arya.

Rabu, 26 Desember 2012

Gagasan Nasionalisasi Aset Asing



Pada dasarnya seluruh kegiatan produksi pastilah memiliki dampak. Dalam hal ini produksi atau kegiatan pertambangan memiliki pengaruh besar akan perubahan ekosistem dan lingkungan sekitar penambangan. Kegiatan produksi yang dilakukan oleh PT. Freeport dan PT. Newmont Minahasa tidaklah salah secara keseluruhan. Seperti yang saya ungkapkan tadi diatas, bahwa setiap kegiataan produksi pasti berdampak. Dampak yang timbul akibat kegiatan penambangan yang dilakukan oleh dua perusahaan ini adalah kerusakan lingkungan sekitar penambangan yang diakibatkan oleh limbah dari sisa hasil produksi. Limbah ini wajar muncul pasca kegiatan produksi. Namun yang jadi problem adalah ketika kegiatan produksi yang dilakukan terlalu berlebihan maka limbah yang dihasilkan pun akan berlebih. Demi memperoleh keuntungan, kedua perusahaan ini berusaha untuk dapat berproduksi melebihi ketentuan yang telah ditetapkan dalam AMDAL masing-masing.

Selasa, 25 Desember 2012

Nest Tak Tahu Guna Kuliah



Ernest Gunawan, pemuda kelahiran Jawa Timur ini sudah 5 tahun menghabiskan penghidupannya sebagai seorang mahasiswa. Berkuliah di jurusan ilmu hukum di Universitas Curugsawit tak membuatnya menjadi paham hal-hal hukum. Dia malah terlalu sering berdialog dengan pikirannya sendiri dan bertanya “mengapa dia harus berkuliah hukum?”.

Rabu, 14 November 2012

ORBA Dihidupkan Kembali Melalui RUU KAMNAS (Keamanan Nasional)


Pembentukan Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU KAMNAS) banyak menuai protes dari beberapa pihak. Ada yang menuding bahwa penyusunan aturan ini adalah upaya untuk menghidupkan kembali rezim orde baru. Karena menurut beberapa pihak, beberapa aturan yang termuat dalam beberapa pasal di RUU ini multitafsir dan mengundang usaha untuk penyalahgunaan wewenang. Beberapa pasal tentang pengaturan kewenangan tugas POLRI dan TNI pun tidak dijelaskan secara jelas. hanya dijelaskan bahwa tugas POLRI adalah keamanan negara dan tugas TNI adalah pertahanan negara. Bentuk-bentuk ancaman yang sekiranya dapat mengganggu keamanan nasional dan bagaimana upaya penyelesaiannya serta siapa yang berhak untuk menyelesaikannya juga tidak begitu jelas. RUU ini terhilat samar-samar bagi saya pribadi, karena hal-hal tersebut.

HAJI MISBACH “KIAI MERAH” KAUMAN YANG TERLUPAKAN


Sepuluh November, Peringatan Hari Pahlawan. Peringatan tersebut adalah untuk mengenang jasa-jasa pahlawan Indonesia yang dengan semangat dan kegigihannya rela berkorban demi satu kata yaitu Merdeka. Peringatan yang sekiranya dapat kita jadikan refleksi atas keadaan Indonesia saat ini. Memperingati mereka tidak sekedar mengenang jasa mereka, namun lebih dari itu semangat dan kegigihan mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa patut menjadi tauladan kita untuk menuju kearah Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur. Pahlawan sejatinya adalah seorang yang dengan keberaniannya serta pengorbanannya rela berkorban demi membela kebenaran dan kepentingan rakyat, seorang pejuang yang gagah berani. Dahulu di jaman kemerdekaan seorang yang disebut pahlawan adalah orang yang dengan keberaniannya membela bangsanya dan berusaha merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah. Pahlawan-pahlawan Indonesia yang terkenal di jaman dahulu seperti Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Sultan Hasannudin, Tuanku Imam Bonjol, dan masih banyak lagi adalah mereka-mereka yang berusaha dengan segenap jiwa raganya mengusir penjajah dari bumi Indonesia. Perjuangan yang tak kenal lelah tersebut senantiasa dilanjutkan hingga tercapainya kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Dengan diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh dua tokoh yang dipercaya oleh rakyat Indonesia kala itu untuk memimpin Negara ini yaitu Soekarno-Hatta.

Jumat, 09 November 2012

Hakikat Manusia Dalam Islam

Bagaimanakah manusia diciptakan dalam pandangan Islam? Pertama-tama Allah berfirman kepada para malaikat dengan mengatakan, “Aku ingin menciptakan seorang khalifah diatas bumi”. Betapa agung nilai manusia menurut Islam. Bahkan, humanisme Eropa pasca renaisans tidak pernah dapat memahami kesucian agung seperti itu bagi manusia. Allah, yang dalam pandangan Islamdan semua orang beriman, merupaka keberadaan paling agung dan paling mulia dari seluruh entitas, pencipta Adam, penguasa kosmos, berbicara kepada para malaikat, dan mengenalkan manusia kepada mereka sebagai wakil-Nya.