“Bubarkan
HMI!” itulah statmen yang keluar dari
seorang Nurcholis Madjid beberapa tahun lalu. Dalam Milad HMI ke-50 pada tahun
1997, Cak Nur juga mengatakan 50 Tahun HMI bukan
Ulang Tahun Emas, tapi “besi karatan”. Hal itu muncul karena ketika itu HMI
terlalu dekat dengan pemerintahan Orde Baru dan aliansi HMI dengan Kelompok
Cipayung juga retak. Hal yang memicu pernyataan sinis terhadap HMI oleh
berbagai kalangan ketika perayaan Milad HMI yang ke-50. Lalu bagaimanakah HMI sekarang?
HMI yang sudah akan menginjak usia 66 tahun (berdasarkan penanggalan masehi)
dan telah menginjak usia 68 tahun (berdasarkan penanggalan hijriyah). Jika
melihat penanggalan hijriyah, HMI berdiri pada tanggal 14 Rabiul Awal dan
peringatan 68 tahun HMI tersebut bertepatan dengan tanggal 26 Januari 2013
penanggalan masehi.
Total Tayangan Halaman
Selasa, 05 Februari 2013
Senin, 28 Januari 2013
Wajah Baru Neofasisme
Pernah
mendengar kata fasis? Kata ini sangtalah populer pada masa Perang Dunia I. Pelopornya
adalah Ketua Partai Nasionalis Sosialis Buruh Jerman (National-Sozialistische
Deutsche Arbiterpartei) atau lebih familiar dengan nama NAZI, Adolf Hitler.
Dia adalah pendiri partai dan kemudian menjadi pemimpin Jerman di masa itu dan
menggunakan paham fasisme sebagai ideologi mereka. Sejarah mengatakan,
bahwa fasisme ini berkembang karena ketidaksukaan Hitler dengan bangsa Yahudi. Hitler
sangat membenci bangsa Yahudi yang baginya telah merampas segala yang dimiliki
oleh bangsanya, oleh ras nya yaitu Ras Arya.
Rabu, 26 Desember 2012
Gagasan Nasionalisasi Aset Asing
Pada dasarnya seluruh kegiatan produksi pastilah memiliki dampak. Dalam
hal ini produksi atau kegiatan pertambangan memiliki pengaruh besar akan
perubahan ekosistem dan lingkungan sekitar penambangan. Kegiatan produksi yang
dilakukan oleh PT. Freeport
dan PT. Newmont Minahasa tidaklah salah secara keseluruhan. Seperti yang saya
ungkapkan tadi diatas, bahwa setiap kegiataan produksi pasti berdampak. Dampak
yang timbul akibat kegiatan penambangan yang dilakukan oleh dua perusahaan ini
adalah kerusakan lingkungan sekitar penambangan yang diakibatkan oleh limbah
dari sisa hasil produksi. Limbah ini wajar muncul pasca kegiatan produksi.
Namun yang jadi problem adalah ketika kegiatan produksi yang dilakukan terlalu
berlebihan maka limbah yang dihasilkan pun akan berlebih. Demi memperoleh
keuntungan, kedua perusahaan ini berusaha untuk dapat berproduksi melebihi
ketentuan yang telah ditetapkan dalam AMDAL masing-masing.
Selasa, 25 Desember 2012
Nest Tak Tahu Guna Kuliah
Ernest Gunawan, pemuda
kelahiran Jawa Timur ini sudah 5 tahun menghabiskan penghidupannya sebagai
seorang mahasiswa. Berkuliah di jurusan ilmu hukum di Universitas Curugsawit
tak membuatnya menjadi paham hal-hal hukum. Dia malah terlalu sering berdialog
dengan pikirannya sendiri dan bertanya “mengapa
dia harus berkuliah hukum?”.
Rabu, 14 November 2012
ORBA Dihidupkan Kembali Melalui RUU KAMNAS (Keamanan Nasional)
Pembentukan
Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (RUU KAMNAS) banyak menuai protes
dari beberapa pihak. Ada yang menuding bahwa penyusunan aturan ini adalah upaya
untuk menghidupkan kembali rezim orde baru. Karena menurut beberapa pihak,
beberapa aturan yang termuat dalam beberapa pasal di RUU ini multitafsir dan
mengundang usaha untuk penyalahgunaan wewenang. Beberapa pasal tentang
pengaturan kewenangan tugas POLRI dan TNI pun tidak dijelaskan secara jelas.
hanya dijelaskan bahwa tugas POLRI adalah keamanan negara dan tugas TNI adalah
pertahanan negara. Bentuk-bentuk ancaman yang sekiranya dapat mengganggu
keamanan nasional dan bagaimana upaya penyelesaiannya serta siapa yang berhak
untuk menyelesaikannya juga tidak begitu jelas. RUU ini terhilat samar-samar
bagi saya pribadi, karena hal-hal tersebut.
HAJI MISBACH “KIAI MERAH” KAUMAN YANG TERLUPAKAN
Sepuluh November, Peringatan Hari Pahlawan. Peringatan
tersebut adalah untuk mengenang jasa-jasa pahlawan Indonesia yang dengan semangat dan
kegigihannya rela berkorban demi satu kata yaitu Merdeka. Peringatan yang
sekiranya dapat kita jadikan refleksi atas keadaan Indonesia saat ini. Memperingati
mereka tidak sekedar mengenang jasa mereka, namun lebih dari itu semangat dan
kegigihan mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa patut menjadi tauladan
kita untuk menuju kearah Indonesia
yang sejahtera, adil, dan makmur. Pahlawan sejatinya adalah seorang yang dengan
keberaniannya serta pengorbanannya rela berkorban demi membela kebenaran dan
kepentingan rakyat, seorang pejuang yang gagah berani. Dahulu di jaman
kemerdekaan seorang yang disebut pahlawan adalah orang yang dengan
keberaniannya membela bangsanya dan berusaha merebut kemerdekaan dari tangan
para penjajah. Pahlawan-pahlawan Indonesia yang terkenal di jaman dahulu
seperti Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Sultan Hasannudin, Tuanku Imam
Bonjol, dan masih banyak lagi adalah mereka-mereka yang berusaha dengan segenap
jiwa raganya mengusir penjajah dari bumi Indonesia. Perjuangan yang tak kenal
lelah tersebut senantiasa dilanjutkan hingga tercapainya kemerdekaan bagi
bangsa Indonesia .
Dengan diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945
oleh dua tokoh yang dipercaya oleh rakyat Indonesia kala itu untuk memimpin
Negara ini yaitu Soekarno-Hatta.
Jumat, 09 November 2012
Hakikat Manusia Dalam Islam
Bagaimanakah manusia diciptakan dalam pandangan Islam? Pertama-tama Allah berfirman kepada para malaikat dengan mengatakan, “Aku ingin menciptakan seorang khalifah diatas bumi”. Betapa agung nilai manusia menurut Islam. Bahkan, humanisme Eropa pasca renaisans tidak pernah dapat memahami kesucian agung seperti itu bagi manusia. Allah, yang dalam pandangan Islamdan semua orang beriman, merupaka keberadaan paling agung dan paling mulia dari seluruh entitas, pencipta Adam, penguasa kosmos, berbicara kepada para malaikat, dan mengenalkan manusia kepada mereka sebagai wakil-Nya.
Langganan:
Postingan (Atom)




